Kembali

Profil Ayat

Nama Surat : Ar-Ra'd
Nomor Ayat : 2
Nomor Surat : 13
Tema :
Bulan Bumi Langit Matahari Kosmologi Astronomi Zoologi
Jumlah Pengunjung : 149

Detail Ayat

Ayat
﴿ اَللّٰهُ الَّذِيْ رَفَعَ السَّمٰوٰتِ بِغَيْرِ عَمَدٍ تَرَوْنَهَا ثُمَّ اسْتَوٰى عَلَى الْعَرْشِ وَسَخَّرَ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَۗ كُلٌّ يَّجْرِيْ لِاَجَلٍ مُّسَمًّىۗ يُدَبِّرُ الْاَمْرَ يُفَصِّلُ الْاٰيٰتِ لَعَلَّكُمْ بِلِقَاۤءِ رَبِّكُمْ تُوْقِنُوْنَ ٢ ﴾
Terjemahan Kemenag 2019

Allah yang meninggikan langit tanpa tiang yang (dapat) kamu lihat. Kemudian, Dia bersemayam di atas ‘Arasy serta menundukkan matahari dan bulan. Masing-masing beredar hingga waktu yang telah ditentukan (kiamat). Dia (Allah) mengatur urusan (makhluk-Nya) dan memerinci tanda-tanda (kebesaran-Nya) agar kamu meyakini pertemuan (kamu) dengan Tuhanmu.

Tafsir Sains

Meninggikan langit tanpa pilar apa pun yang dapat dilihat manusia, dengan dimensinya yang sangat besar dan pertambahan jumlah, ukuran, serta massa tubuhnya, adalah salah satu bukti paling jelas tentang keagungan alam semesta yang sangat luas dan teratur ini. Gerakan dan disiplin yang tepat dalam setiap urusannya menunjukkan bahwa alam semesta ini tidak mungkin merupakan hasil kebetulan belaka.

 

Tidak mungkin (alam semesta) tidak memiliki Pencipta yang Agung yang memiliki sifat-sifat kesempurnaan, keindahan, keagungan, dan kekuasaan yang berbeda dari sifat-sifat ciptaan-Nya secara keseluruhan: Tidak ada sesuatu pun yang menyamai-Nya, dan Dia adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" [Al-Syura: 11].

 

Oleh karena itu, Al-Qur’an menegaskan hak meninggikan langit tanpa tiang yang dapat dilihat manusia, menjaganya sebagai langit-langit yang tinggi, dan mencegahnya jatuh ke bumi atau musnah kecuali dengan izin Allah.

 

Studi kosmologis menunjukkan adanya kekuatan tersembunyi dalam bahan penyusun dasar materi seperti atom, molekul, dan semua benda langit. Kekuatan-kekuatan ini mengatur struktur alam semesta dan menjaga ujung-ujungnya hingga Allah menghendaki, menghancurkannya, dan menciptakan sesuatu yang baru. Di antara kekuatan-kekuatan ini, para ilmuwan telah mengidentifikasi empat gaya utama yang diyakini merupakan berbagai aspek dari satu kekuatan besar yang mengalir ke berbagai aspek alam semesta untuk menghubungkannya dengan ikatan yang erat, yaitu gaya nuklir kuat, gaya nuklir lemah, gaya elektromagnetik, dan gaya gravitasi.

 

Maha Suci Allah yang bersabda: “Allahlah yang meninggikan langit tanpa ada tiang yang dapat kamu lihat…” [Al-Ra’ad: 2]. Allah menyingkapkan kebenaran universal ini kepada para nabi dan rasul-Nya (semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian) empat belas abad yang lalu. Tidak mungkin seorang yang berakal akan menisbahkan pernyataan ini kepada sumber selain kepada Allah, Sang Maha Pencipta.

 

Selanjutnya dijelaskan juga bahwa benda-benda langit merupakan bagian dari ciptaan-Nya. Allah menjelaskan bagaimana Dia menundukkan matahari dan bulan, dalam arti menetapkan keadaannya yang meliputi fungsi, gerak rotasi dan revolusinya (gerak pada poros dan pada orbitnya) yang terus berlaku sesuai dengan ketetapan waktu yang telah ditentukan. Masing masing akan selalu berada sesuai dengan ketetapan yang telah ditentukan.

referensi ke-2

Referensi
Zaghlūl al-Najjār, Tafsīr al-Āyāt al-Kawniyyah fī al-Qur’ān al-Karīm, (Kairo: Maktabatu al-Syurūq al-Dauliyyah, 2007), 379-387.

Referensi Lengkap
Tim Penyusun, Penciptaan Jagat Raya Dalam Perspektif Al-Qur’an dan Sains, (Jakarta: Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an Kemenag RI, 2010), 58.

Referensi Lengkap